Kuntilanak Di Jalur Busway, Pengendara Ini Nekat Angkat Motornya

Bandar Ceme Sebuah foto yang beredar di media sosial khususnya pengguna Twitter menjadi heboh. bagaimana tidak, sebuah foto yang tampak sesosok kuntilanak bukanlah hal nyata, namun hasil kreativitas rekayasa digital dari seorang pemilik akun Twitter.

Akun dengan nama VCTRKMNG @victorkamang mengunggah sebuah foto. Dalam foto tersebut terlihat bagaimana para pengendara motor saling berebut keluar dari jalur busway, sementara di sisi kiri ada sosok transparan menyerupai hantu kuntilanak.

“Sterilisasi lajur busway dengan kearifan lokal,” tulis akun tersebut.

Sejak diunggah, hanya dalam waktu satu jam sudah ada 22 akun yang retweet termasuk salah satu komedian Pandji Pragiwaksono. Kreativitas netizen ini cukup menghibur apalagi saat ini pemerintah DKI bersama aparat kepolisian gencar untuk sterilisasi jalur busway dari kendaraan sepeda motor.

Mulai Minggu (03/9/2017), sterilisasi jalur khusus bus transjakarta atau busway dimulai. Seperti dikutip dari Hariananalisa.net, jalur busway selain bus transjakarta, hanya kendaraan tertentu yang boleh melintas, yakni ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil dinas berplat Merah RI.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya menyepakati agar penerobos busway dikenakan tilang biru, yakni denda yang bisa langsung dibayar tanpa perlu melalui proses pengadilan.

“Saya minta jangan tilangnya pakai formulir yang merah, itu kan mesti ke pengadilan. Di sana kalau ada oknum bermain, lolos.”

“Orang juga mau bayar mahal kok. Tilang aja langsung, tilang biru,” kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jumat (1/9/2017).

Bandar Ceme Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Chaidier Patonnory mengatakan adanya keputusan untuk mensterilkan busway dilatarbelakangi tidak adanya lagi jalur evakuasi di jalan-jalan Jakarta. Jalur evakuasi yang dimaksud di sini adalah jalur yang bisa digunakan ambulans dan pemadam kebakaran saat kondisi darurat.

“Jakarta sudah semakin macet, sementara tidak ada jalur evakuasi.”

“Orang sakit (yang dibawa ambulan) tidak ada jalan keluar. Pak Gubernur berpikir buat jalur evakuasi harusnya yabusway ini,” kata Budi.

“Jadi strerilisasi busway bukan semata-mata biar orang pindah naik bus. Tapi bila dalam kondisi darurat, busway bisa jadi alternatif,” sambung dia.

Budi yakin kondisi sebagian besar busway yang ada saat ini sangat memungkinkan untuk disterilisasi. Keyakinannya itu mengacu pada sudah ditinggikannya separatorbusway di hampir semua koridor. Ia menyebut saat ini yang perlu dilakukan hanyalah memperbanyak pemasangan portal di ujung-ujung koridor. Nantinya portal akan dijaga dan dibuka tutup secara manual oleh petugas.

“Sementara kita masih manual dulu. Kalau otomatis itu belum begitu bisa efektif mengingat pelaku-pelaku warga yang menerobos terlalu banyak. Jadi kami bikin manual,” ujar Budi.

Sementara itu, Ahok menegaskan betapa pentingnya fungsibusway sebagai jalur evakuasi. Ia kemudian mencontohkan kondisi darurat, seperti ada orang yang terkena serangan jantung atau ada ibu yang akan melahirkan di tengah jalanan yang macet.

“Kalau ada satu mobil terbakar dijalan, salah satu cara ya kirim pemadam kebakaran. Gimana mau nyampai ke tengah buat nyemprot? jika dilihat jalan selalu ramai kendaraan. Satu-satunya cara ya lewat jalur busway, maka harus steril,” ujar dia pada saat masih menjabat sebagai Gubernur.Bandar Ceme

 

67 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *